Papua Tengah

OPM Dalang Pembakaran Pos Pengamanan Berujung 2 Orang Tewas di Nabire

Paulus Pulo - detikSulsel
Minggu, 22 Feb 2026 08:55 WIB
Foto: Pos pengamanan PT Kristalin di Nabire dibakar OTK, mengakibatkan dua tewas. (dok. istimewa)
Nabire -

Pos pengamanan milik PT Kristalin Eka Lestari di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, dibakar hingga dua orang dilaporkan tewas. TNI mengungkap dalang penyerangan pos kamtibmas tersebut adalah Organisasi Papua Merdeka (OPM).

"Pos pengamanan Kamtibmas di Kampung Biha diserang dan dibakar oleh kelompok OPM," kata Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto dalam keterangannya, Sabtu (21/2/2026).

Aparat penegak hukum telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. Tri memastikan situasi keamanan di daerah tersebut dalam keadaan kondusif dan aman.

"Sampai dengan saat ini, pihak aparat hukum masih mengumpulkan beberapa keterangan dari para saksi," ujarnya.

Tri menegaskan pos pengamanan yang dibakar bukan milik TNI. Pihaknya juga masih memastikan identitas dua orang tewas dalam serangan OPM tersebut.

Pihaknya pun mengimbau masyarakat tetap tenang menyikapi kejadian ini. Warga diminta tidak terprovokasi isu yang belum jelas.

"Kami masih menunggu hasil autopsi dari pihak RSUD (terkait identifikasi dua jenazah)," tambah Tri.

Diketahui, pos pengamanan kamtibmas dibakar di Jalan Musairo, Kampung Biha, Distrik Makimi pada Sabtu (21/2) sekitar pukul 13.30 hingga 15.00 WIT. Dua korban meninggal dunia telah dievakuasi ke rumah sakit.

"Untuk jenazah ada dua yang sudah kita evakuasi tadi, sementara sudah menuju ke rumah sakit," ujar Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu kepada wartawan, Sabtu (21/2).



Simak Video "Video Baku Tembak Iringi Evakuasi 2 Jasad Korban Kekejian OPM di Yahukimo"

(sar/sar)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork