Dugaan Perampasan Senpi Usai Serda Hamdani Gugur Diserang OPM di Nabire

Dugaan Perampasan Senpi Usai Serda Hamdani Gugur Diserang OPM di Nabire

Tim detikcom - detikSulsel
Kamis, 26 Feb 2026 08:30 WIB
Kodam XVII/Cenderawasih menyelidiki dugaan perampasan senjata Serda Hamdani setelah gugur dalam serangan OPM di Nabire.
Foto: Pos keamanan milik PT Kristalin Ekalestari di Nabire dibakar KKB. (dok. Istimewa)
Nabire -

Kodam XVII/Cenderawasih mengusut dugaan senjata api (senpi) Serda Hamdani dirampas usai gugur diserang Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Jenazah Serda Hamdani telah dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Serda Hamdani gugur saat OPM membakar pos pengamanan PT Kristalin Eka Lestari (KEL) di Jalan Musairo, Kampung Biha, Distrik Makimi pada Sabtu (21/2). Pihak TNI masih melakukan investigasi terkait peristiwa itu.

"Saat ini masih dilakukan investigasi oleh Kodam XVII/Cenderawasih untuk memastikan apakah terdapat senjata yang ikut dirampas dalam kejadian tersebut," kata Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto dalam keterangannya, Rabu (25/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menegaskan bahwa pos yang diserang OPM adalah pos keamanan milik perusahaan tambang emas PT KEL. Pos tersebut sering disebut masyarakat setempat sebagai pos palang, karena posisinya terletak di luar wilayah PT KEL.

"Perlu kami luruskan bahwa yang dibakar bukan pos TNI, tetapi pos keamanan perusahaan," ujar Tri.

ADVERTISEMENT

Jenazah Serda Hamdani lebih dulu dikenali pihak keluarga karena memiliki tanda khusus di bagian mulut. Jasad korban telah dipulangkan ke kampung halamannya di Maros, Sulawesi Selatan, Senin (23/2).

"Jenazah Serda Hamdani telah diserahkan kepada keluarga dan sudah dimakamkan di Maros," tutur Tri.

Jenazah Serda Hamdani korban serangan KKB dipulangkan ke kampung halamannya di Maros, Sulawesi Selatan.Jenazah Serda Hamdani korban serangan KKB dipulangkan ke kampung halamannya di Maros, Sulawesi Selatan. (Muhammad Subhan/detikSulsel)

1 Korban Karyawan Perusahaan

Selain Serda Hamdani, serangan OPM itu juga mengakibatkan karyawan PT KEL Aksay Sandika Moho meninggal dunia. Pihaknya pun menyampaikan duka atas meninggalnya dua korban dalam serangan OPM.

"Kami mewakili pihak Kodam, menyampaikan duka mendalam atas kejadian ini dan semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan dan keikhlasan," imbuhnya.

Dia memastikan aparat keamanan terus meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan di sejumlah wilayah rawan. Hal ini guna menjaga stabilitas keamanan sekaligus memburu para pelaku.

Serda Hamdani Dimakamkan di Maros

Jenazah Serda Hamdani kemudian dipulangkan ke kampung halamannya di Maros dan tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Senin (23/2) sore. Sebanyak 50 personel TNI AD dari Kodim 1422/Maros menggelar upacara militer menyambut kedatangan jenazah.

"Upacara ini sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada almarhum atas dedikasi dan pengabdiannya," ujar Pasi Pers Kodim 1422/Maros, Lettu Inf Mustamin kepada wartawan, Senin (23/2).

Tangis keluarga pecah saat peti jenazah diserahkan secara resmi. Sejumlah kerabat dan personel TNI yang telah bersiaga tampak memberikan penghormatan terakhir.

Setelah rangkaian upacara selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga. Jenazah lalu diantar ke rumah duka di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Maros.

"Rencana jenazah disambut disini, kemudian kita antar ke rumah duka di Pucak, Tompobulu," tuturnya.

Mustamin menambahkan, jenazah Serda Hamdani rencana langsung dimakamkan. Pihaknya menyerahkan ke keluarga terkait jadwal pemakaman.

"(Pemakaman jenazah Serda Hamdani) Direncanakan hari ini di Pucak," kata Mustamin.

Halaman 2 dari 2
(hsr/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads