Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 5%, Bahlil Dipastikan Nyaleg

Sahrul Alim - detikSulsel
Sabtu, 17 Okt 2026 19:30 WIB
Sekjen Golkar Sarmuji. Foto: (Sahrul Alim/detikSulsel)
Makassar -

Partai Golkar mengusulkan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) sebesar 5% dalam pembahasan Undang-Undang Pemilu. Golkar juga memastikan seluruh kadernya yang menjabat sebagai menteri di Kabinet Merah Putih akan maju sebagai calon anggota legislatif (caleg), termasuk Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia.

Hal itu disampaikan Sekjen Golkar Sarmuji usai memberikan materi tentang kepemiluan dalam Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis Pemengan Pemilu yang diikuti legislator se-Indonesia Timur di Makassar, Sabtu (17/10/2026). Sarmuji menegaskan Golkar tetap mengusulkan 5% PT untuk Pemilu 2029.

"Soal PT, kita akan usulkan sekitar 5%. Bisa 5% persis atau 5% lebih sedikit. Ini kan Golkar menargetkan sebagai pemenang," ujar Sarmuji kepada wartawan, Sabtu (17/10).

Dia menegaskan orientasi Golkar adalah menambah jumlah kursi legislatif pada Pemilu 2029. Menurutnya, penambahan kursi menjadi target yang harus dicapai partai dibandingkan perolehan pada Pemilu 2024.

"Yang harus dipastikan adalah nambah kursi dari tahun 2024 kemarin. Karena kalau enggak, gagal dong mau sekarang," katanya.

Di sisi lain, kata dia, pembahasan Undang-Undang Pemilu masih dalam tahap menyerap masukan dari anggota DPRD. Masukan tersebut akan menjadi bahan untuk memperjuangkan aturan pemilu yang dinilai membawa perbaikan bagi bangsa dan partai.

Terkait beredarnya informasi mengenai konsep sistem pemilu yang dibagi menjadi tiga tahap, dia menyebut dalam draf RUU Pemilu belum tersedia. Dia mengaku belum mengetahui asal-usul konsep yang beredar tersebut.

"Sampai sekarang belum ada RUU Pemilunya. Jadi, yang beredar itu enggak tahu itu RUU dari mana, tapi konsep draf RUU Pemilunya belum ada sampai sekarang, belum jadi," tuturnya.

Di sisi lain, Sarmuji menyebut Golkar mendorong seluruh kadernya yang menjabat sebagai menteri untuk maju sebagai caleg. Ketentuan tersebut disebut akan dimasukkan dalam materi Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Golkar.

"Ya semuanya nanti insyaallah akan nyaleg. Pak Hakim (Ketua OKK DPP Golkar) nanti akan menyusun materi Rapimnas, salah satu klausulnya semua menteri di Golkar harus nyaleg," ungkapnya.

Bahkan Sarmuji menyebut Ketum Bahlil juga akan maju didorong maju caleg. Bahlil disebut akan maju sebagai caleg dari daerah pemilihan Papua.

"Termasuk (Bahlil), nanti akan nyaleg di Papua," ujarnya.

Sekadar diketahui, Golkar tercatat memiliki 8 kursi menteri di dalam Kabinet Merah Putih di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Mereka adalah Airlangga Hartarto sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Mukhtarudin sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran/Kepala BP2MI.

Selanjutnya, Menteri Perindustrian Sarmuji, Menko Hilirisasi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.

Ada juga Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji, serta Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah Maman Abdurrahman.



Simak Video "Video: Ramai Peningkatan Ambang Batas Parlemen, Kepentingan Siapa?"

(asm/sar)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork