Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 memusnahkan honai yang diduga menjadi markas kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Tempat persembunyian KKB tersebut menyerupai bunker.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo menjelaskan, honai yang ditemukan berada di tengah hutan Distrik Sugapa, Intan Jaya. Lokasinya nyaris tidak terlihat karena tertutup semak-semak.
"Honai tersebut berada di tengah hutan dengan kondisi yang menyatu dengan lingkungan sekitarnya. Tumbuhan dan tanah di sekitar lokasi membuat tempat tersebut tampak tersamarkan sehingga menyerupai bunker," kata Yusuf dalam keterangannya, Minggu (18/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satgas Operasi Damai Cartenz menemukan markas KKB di Intan Jaya. (dok. Istimewa) |
Yusuf mengungkapkan, honai tersebut diduga menjadi tempat persembunyian KKB Kodap VIII/Soanggama. Personel kepolisian kemudian menelusuri markas KKB tersebut dan mengamankan sejumlah barang bukti.
"Personel menemukan sejumlah barang dan dokumen, termasuk 559 selongsong peluru kaliber 5,56 mm, yang saat ini menjadi bagian dari pendalaman lebih lanjut untuk memastikan asal-usul dan kemungkinan keterkaitannya dengan dugaan tindak pidana," paparnya.
Selain ratusan selongsong peluru, aparat juga menyita 2 set senapan dalam kondisi terurai, 1 popor senapan, 1 laras senapan, sejumlah komponen senapan dan 3 pompa tangan senapan, 1 pisau karambit yang menyerupai bulan sabit, 1 bendera Bintang Kejora, sejumlah dokumen identitas dan dokumen pribadi.
Selanjutnya ada dokumen laporan TPNPB Kodap XIX Kemabu Intan Jaya yang ditujukan kepada Batalyon Uwia, 1 buku catatan berstempel TPNPB Batalyon Bula Kompi Senapan A Tanah Merah Kodap VIII Intan Jaya, 1 buku catatan yang memuat informasi transaksi jual beli amunisi, sejumlah barang elektronik, serta 1 noken dan 1 jaket berwarna hitam-merah.
"Setelah dilakukan pemeriksaan dan pendataan terhadap lokasi serta barang-barang yang ditemukan, honai yang diduga digunakan sebagai tempat persinggahan atau persembunyian tersebut kemudian dimusnahkan," tegas Yusuf.
Sebelumnya diberitakan, honai tersebut ditemukan di kawasan hutan sekitar perbatasan Kampung Kulindigi dan Kampung Bulage, Distrik Sugapa, Sabtu (17/10). Satgas Operasi Damai Cartenz masih melakukan penyelidikan terkait temuan tersebut.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Faizal Ramadhani menegaskan, setiap barang dan dokumen yang ditemukan akan diperiksa. Pihaknya masih menyelidiki keterkaitan barang itu dengan dugaan tindak pidana.
"Kami mengedepankan proses penegakan hukum yang profesional, sesuai prosedur, dan berdasarkan bukti yang terverifikasi," tegas Faizal.

