Apakah Hari Ini 1 Oktober Tanggal Merah? Ini Kententuan Resmi SKB

Osmawanti Panggalo - detikSulsel
Kamis, 01 Okt 2026 10:37 WIB
Ilustrasi. Foto: BBC Magazine
Makassar -

Setiap 1 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Lantas apakah hari ini, Kamis, 1 Oktober 2026 tanggal merah?

Sebagai salah satu peringatan hari nasional, wajar jika masyarakat banyak mempertanyakan status hari libur terkait momentum ini. Pasalnya, di Indonesia sejumlah peringatan nasional ditetapkan sebagai hari libur dan ditandai dengan tanggal merah.

Hari libur nasional sepanjang tahun 2026 sendiri telah diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Berdasarkan SKB tersebut peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak termasuk hari libur nasional. Dengan demikian, hari ini 1 Oktober 2026 bukan tanggal merah.

Perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila

Pertanyaan terkait status libur pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini juga tidak lepas dari peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni. Diketahui, peringatan Hari Lahir Pancasila ditetapkan sebagai libur nasional dan ditandai dengan tanggal merah pada kalender Indonesia.

Lantas apa perbedaan dari kedua peringatan ini?

Tak hanya nama dan tanggal peringatannya yang berbeda, latar belakang dari kedua hari peringatan nasional tersebut juga berbeda.

Dikutip dari laman Kementerian Keuangan RI, tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila karena berkaitan dengan momen perumusan dasar negara. Pada saat itu, Presiden Pertama RI, Soekarno menyampaikan gagasannya terkait dasar negara Indonesia yang dinamai "Pancasila" dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Sementara Hari Kesaktian Pancasila berkaitan dengan tragedi Gerakan 30 September pada tahun 1965. Dilansir dari situs Pengadilan Agama Jombang, gerakan separatis pada 30 September hingga 1 Oktober 1965 tersebut merupakan upaya PKI mengubah ideologi Indonesia dari nasionalisme sesuai Pancasila menjadi Komunisme sesuai paham yang dianut oleh partai di Bawah pimpinan DN Aidit.

Pada tragedi ini sejumlah anggota TNI AD diculik dan dibunuh. Mereka adalah Jenderal TNI Ahmad Yani, Letnan Jenderal TNI R Soeprapto, Letnan Jenderal TNI S Parman, Mayor Jenderal TNI MT Haryono, Mayor Jenderal TNI DI Pandjaitan, Mayor Jenderal TNI Sutoyo Siswomiharjo, dan Jenderal TNI AH Nasution.

Mayat para korban baru ditemukan di Lubang Buaya, pada 4 Oktober 1965. Setelah itu, mayat para korban langsung diangkat.

Memperingati tragedi ini, bangsa Indonesia melakukan pengibaran Bendera Merah Putih setengah tiang pada 30 Oktober dan esok harinya, 1 Oktober, bendera dinaikkan secara penuh.



Simak Video "Video: Momen Puan Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila 2025"

(alk/alk)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork