Renungan Harian Katolik Minggu 26 April 2026 Lengkap Bacaan-Teks Mazmur

Osmawanti Panggalo - detikSulsel
Minggu, 26 Apr 2026 05:45 WIB
Ilustrasi renungan Katolik (Foto: REUTERS/Sebastian Castaneda)
Makassar -

Renungan Harian Katolik Minggu, 26 April 2026, menjadi momen istimewa untuk memperdalam iman melalui Sabda Tuhan. Umat diajak merenungkan makna panggilan hidup serta mendengarkan suara Tuhan yang menuntun setiap langkah kehidupan.

Memasuki Minggu Paskah IV, Gereja Katolik juga memperingati Minggu Panggilan, yaitu hari khusus untuk mendoakan dan merenungkan panggilan hidup, terutama panggilan menjadi imam, biarawan, dan biarawati. Pada perayaan ini, umat diajak untuk semakin peka terhadap suara Tuhan serta berani menjawab panggilan-Nya dengan penuh iman.

Nah, berikut bacaan Kitab Suci, teks Mazmur Tanggapan, hingga renungan Katolik Minggu, 26 April 2026.

Yuk, simak selengkapnya!

Renungan Harian Katolik Hari Ini 26 April 2026

Sebelum membaca renungan harian hari ini baca terlebih dahulu sabda-sabda Tuhan lewat bacaan hari ini, antara lain:

Bacaan I: Kis 2:14a,36-41

Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka: "Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini.

Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus."

Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?"

Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.

Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita."

Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian yang sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya: "Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini."

Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.

Mazmur Tanggapan: Mzm 23:1-3a,3b-4,5,6

Mazmur Tanggapan Minggu 26 April 2026 Foto: Dok. Lagu Misa

  1. Tuhanlah gembalaku, aku takkan berkekurangan;
    Ia membaringkan daku di padang rumput yang hijau,
    Ia membimbing aku ke air yang tenang
    dan menyegarkan daku.
  2. Ia menuntun aku di jalan yang lurus
    demi nama-Nya yang kudus.
    Sekalipun berjalan dalam lembah yang kelam.
    Aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku;
    Tongkat gembalaan-Mu, itulah yang menghibur aku.
  3. Engkau menyediakan hidangan bagiku,
    di hadapan segala lawanku.
    Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak, pialaku penuh berlimpah.
  4. Kerelaan dan kemurahan-Mu mengiringi aku
    seumur hidupku;
    Aku akan diam di dalam rumah Tuhan sepanjang masa.

Bacaan II: 1 Ptr 2:20b-25

Sebab dapatkah disebut pujian, jika kamu menderita pukulan karena kamu berbuat dosa? Tetapi jika kamu berbuat baik dan karena itu kamu harus menderita, maka itu adalah kasih karunia pada Allah.

Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya.

Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya.

Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil.

Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.

Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu.

Bait Pengantar Injil

Mazmur Tanggapan Minggu 26 April 2026 Foto: Dok. Lagu Misa

  • Akulah gembala yang baik, sabda Tuhan
    Aku mengenal domba-domba-Ku, dan domba-domba-Ku mengenal Aku.

Bacaan Injil: Yoh 10:1-10

"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok;

tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba.

Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.

Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.

Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal."

Itulah yang dikatakan Yesus dalam perumpamaan kepada mereka, tetapi mereka tidak mengerti apa maksudnya Ia berkata demikian kepada mereka.

Maka kata Yesus sekali lagi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu.

Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka.

Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.

Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Renungan Hari Ini: Ajaranmu Tidak Aku Kenal!

Namun, seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka akan lari dari orang itu, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal." (Yoh. 10:5)

Sejak kecil, saya membiasakan anak-anak ke gereja setiap minggu. Namun, kebiasaan ini terhenti karena pandemi.

Sejak itu, mereka ke gereja sesekali saja. Karenanya, saya cukup heran ketika suatu hari anak saya Ben bercerita, bahwa ia baru saja ke gereja. Heran, karena biasanya saya harus berdebat, bahkan memaksa mereka ke gereja. Ini kok ujug-ujug ke gereja sendiri.

Ternyata Ben diajak temannya ke gereja yang bukan gereja Katolik. Agak was-was hati saya. Apakah ia akan tertarik pindah ke gereja itu?

Seminggu lebih perkara ini saya endapkan sambil berdoa dan berpikir, bagaimana cara menyikapinya dengan bijaksana. Akhirnya saat sedang berduaan di meja makan, saya bertanya kesan Ben terhadap gereja non-Katolik yang ia kunjungi.

Dengan tertawa geli Ben bercerita, di gereja itu pendetanya berkata bahwa perpuluhan tidak boleh langsung diberikan kepada yang membutuhkan, semisal panti asuhan. Seluruhnya harus diserahkan kepada gereja, nanti gerejalah yang mengatur pengelolaannya.

Bagi Ben hal ini tidak masuk akal. Mau menolong orang kok jalurnya jadi ribet. Puji Tuhan, Ben sama sekali tidak berminat ke gereja itu lagi.

Yesus berkata dengan sangat jelas dan gamblang di perikop ini. Ada beberapa jenis orang akan masuk ke dalam kandang domba. Ada pencuri, ada perampok dan ada gembala yang baik.

Masalahnya sekarang adalah, bagaimana cara kita mengenali mana gembala yang baik di tengah malam gelap. Yaitu dengan mengenali suara-Nya, melalui ajaran yang tertulis dalam Kitab Suci.

Membaca, mempelajari Kitab Suci adalah modal utama bisa membedakan suara gembala dari suara perampok dan pencuri. Keuskupan Agung Jakarta memiliki dua lokasi Kursus Pendidikan Kitab Suci, di Tebet dan Tangerang.

Ada pula pengajaran online seperti seri Youtube Api Karunia Tuhan' yang diasuh Bapa Kardinal Suharyo; Bible Learning with Father Josep; dan banyak lagi. Singkatnya, di mana ada kemauan, di sana ada jalan untuk belajar Kitab Suci.

Maukah kita belajar Kitab Suci agar bisa mengenali suara Gembala yang Baik?

Sumber: Renungan Tiga Titik

Oleh: Widyawati Taurus

Doa Penutup

Tuhan, di dunia yang riuh rendah ini, sering sayup terdengar suara-Mu. Kami ingin semakin mengenali-Mu, dan semakin mencintai-Mu. Bimbing kami dengan Roh Kudus saat kami membaca Kitab Suci. Amin.

Demikian renungan harian Katolik Minggu, 26 April lengkap dengan bacaan dan doanya. Tuhan memberkati!



Simak Video "Video: 1 Tahun Wafatnya Paus Fransiskus, Paus Leo Beri Penghormatan"

(alk/alk)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork