SPPG Samalewa Bagi MBG di SMKN 2 Pangkep Sampai Malam gegara Susu Langka

Muhammad Subhan - detikSulsel
Rabu, 18 Mar 2026 20:59 WIB
Foto: Menu MBG di SMK Negeri 2 Pangkep yang datang hingga larut malam berbuntut penghentian sementara operasional SPPG Samalewa 01. (Dok. Istimewa)
Pangkep -

Penyaluran menu MBG di SMK Negeri 2 Pangkep yang berbuntut penghentian sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Samalewa 01 disebabkan oleh susu yang langka. Pihak Yayasan Jalin Sinergi Indonesia yang menjadi mitra SPPG Samalewa 01 mengaku telah menyampaikan hal itu ke pihak sekolah.

"Kita sudah hubungi pihak sekolah, agar penyalurannya diundur besoknya karena susu yang langka. Tapi pihak sekolah mengatakan siap menunggu sampai malam," kata Perwakilan Yayasan Jalin Sinergi Indonesia, Muliati Noor kepada detikSulsel, Rabu (18/3/2026).

Muliati mengatakan, pihaknya baru bisa memastikan susu tiba sekitar pukul 16.00 Wita karena perjalanan dari Makassar. Pihaknya lalu menghubungi 6 sekolah untuk meminta penundaan penyaluran keesokan harinya, namun pihak SMK Negeri 2 Pangkep meminta agar menu tetap disalurkan meski sampai malam.

"Kita beli (susu) di Makassar, perjalanan, tiba susu di dapur jam 16.00 Wita dikemas, kemudian dibawa. Hanya 1 sekolah (yang disalurkan), itu SMK 2 (karena) memang permintaannya untuk hari Jumat sore, katanya tidak apa-apa sampai malam," terangnya.

Dia menjelaskan, seluruh proses penyaluran MBG di SMK Negeri 2 Pangkep rampung sekitar pukul 19.00 Wita. Usai penyaluran, sebagian siswa tidak langsung pulang tapi masih tinggal bersama teman-temannya.

"Selesai distribusinya jam 7 malam, siswa buka puasa di sekolahnya. Pihak sekolah memang mau disalurkan tetap di hari Jumat itu, karena besoknya sudah libur dan susah mengumpulkan kembali siswa," ucapnya.

Muliati mengatakan, seluruh proses distribusi sampai malam tersebut diketahui oleh guru dan siswa sehingga tidak ada yang keberatan. Menurutnya, soal kelangkaan susu bukan hanya SPPG Samalewa 01 yang mengalaminya.

"Karena memang dia mereka untuk menunggu, kami sudah imbau agar distribusi ditunda besok saja. Itu tidak ada siswa yang keberatan," ujarnya.

"Kita sudah berupaya hadirkan susu tepat waktu, tapi karena kendala di (kelangkaan) susu dan bukan hanya satu dapur (yang telat distribusinya), di dapur-dapur yang lain juga kesulitan dengan susu," lanjutnya.



Simak Video "Video Kepala BGN Pastikan Pengadaan Motor Trail Sesuai Aturan dan Transparan"


(ata/sar)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB