MBG di SMKN 2 Pangkep Dibagi ke Siswa Sampai Malam gegara Telat Datang

MBG di SMKN 2 Pangkep Dibagi ke Siswa Sampai Malam gegara Telat Datang

Muhammad Subhan - detikSulsel
Sabtu, 14 Mar 2026 15:30 WIB
Suasana SMKN 2 Pangkep masih ramai kendaraan di parkiran imbas siswa menunggu distribusi MBG.
Foto: Suasana SMKN 2 Pangkep masih ramai kendaraan di parkiran imbas siswa menunggu distribusi MBG. (dok. Istimewa)
Makassar -

Makan Bergizi Gratis (MBG) telat disalurkan di SMKN 2 Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel). Para siswa terpaksa menunggu sampai malam untuk menerima menu MBG yang dibagikan saat Ramadan.

Peristiwa itu terjadi di SMKN 2 Pangkep pada Jumat (13/3). Petugas yang membawa menu MBG berupa roti, susu, telur dan buah itu baru tiba di sekolah pada sore hari.

"Memang kita terlambat datang. Saya sampai sekitar jam 5 sore, waktu itu yang ada baru koordinator saja. Sebagian yang lain baru menyusul datang," ujar Kepala SMKN 2 Pangkep, Rusli kepada detikSulsel, Sabtu (14/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam surat tentang jadwal MBG yang diterima sekolah, penyaluran disebutkan berlangsung hingga hari Jumat. Pihak sekolah terlebih dahulu mengumpulkan para wali kelas untuk memastikan distribusi kepada siswa berjalan tertib.

"Saya kumpulkan dulu wali-wali kelas semuanya. Saya sampaikan kita menunggu supaya semua menu MBG bisa tersalurkan ke anak-anak," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Para siswa sendiri tidak datang sejak pagi karena pada hari tersebut kegiatan belajar dilakukan secara daring. Mereka baru mulai berdatangan setelah menunaikan salat Jumat.

"Anak-anak memang belajar daring hari itu. Jadi mereka datang setelah Salat Jumat, memang hanya untuk mengambil menu MBG," ujar Rusli.

MBG yang baru tiba di sekolah langsung dibagikan secara bertahap kepada siswa. Dia memastikan proses distribusi berjalan lancar.

"Tahap awal yang datang langsung dibagikan, itu setelah salat Asar tahap pertama. Setelah itu ada tahap kedua. Wali kelas yang kemudian membagikan ke anak-anak," tambahnya.

Proses pembagian MBG sempat berlangsung hingga waktu berbuka puasa. Beberapa siswa diketahui masih menerima makanan saat waktu magrib tiba di lingkungan sekolah.

"Sampai buka puasa (kami masih di sekolah). Rampung semuanya sekitar sebelum Isya. Jadi semua sudah selesai dibagikan," tutur Rusli.

Rusli tidak merinci alasan keterlambatan penyaluran MBG tersebut. Namun dia menyebutkan menu yang dibagikan menjadi salah satu menu terakhir selama bulan Ramadan.

"Ini menu terakhir sebelum libur Ramadan," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Samalewa 01, Fahrezi telah berupaya dikonfirmasi terkait keterlambatan penyaluran MBG itu. Namun Fahrezi belum memberikan respons pesan elektronik dan panggilan telepon dari wartawan.



(sar/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads