BGN Tutup SPPG Samalewa Buntut MBG di SMKN 2 Pangkep Molor Sampai Malam

BGN Tutup SPPG Samalewa Buntut MBG di SMKN 2 Pangkep Molor Sampai Malam

Muhammad Subhan - detikSulsel
Senin, 16 Mar 2026 16:00 WIB
Suasana SMKN 2 Pangkep masih ramai kendaraan di parkiran imbas siswa menunggu distribusi MBG.
Foto: Suasana SMKN 2 Pangkep masih ramai kendaraan di parkiran imbas siswa menunggu distribusi MBG. (dok. Istimewa)
Pangkep -

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Samalewa 01 di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel). Penutupan ini buntut kejadian pembagian menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada malam hari di SMK Negeri 2 Pangkep.

"Kami mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional SPPG terkait agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola distribusi, manajemen bahan baku, serta kesiapan operasional di lapangan," ujar Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang dalam siaran persnya, Minggu (15/3/2026).

Nanik menegaskan BGN memandang serius setiap gangguan dalam pelaksanaan program MBG karena menyangkut pelayanan langsung kepada para penerima manfaat di sekolah. Dia mengatakan, seluruh pelaksana lapangan wajib menjalankan SOP dalam aspek keamanan pangan dan ketepatan distribusi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Program MBG adalah program strategis negara yang menyangkut kepercayaan masyarakat. Karena itu setiap pelaksana di lapangan wajib menjalankan SOP secara disiplin, terutama dalam aspek keamanan pangan dan ketepatan distribusi," ujar Nanik.

Selain SPPG 01 Samalewa, BGN juga menutup SPPG Sudiang 02, Kota Makassar dengan dugaan kelalaian dalam proses Quality Control (QC) dan kesiapan operasional distribusi di lapangan. Penutupan sementara kedua SPPG tersebut mulai Senin (16/3) hingga batas waktu yang belum ditentukan.

ADVERTISEMENT

"Penghentian sementara operasional kedua SPPG tersebut berlaku mulai 16 Maret 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan sembari menunggu hasil investigasi lebih lanjut," kata Nanik.

Sebelumnya diberitakan, menu MBG telat disalurkan di SMKN 2 Pangkep pada Jumat (13/3). Para siswa terpaksa menunggu sampai malam untuk menerima menu MBG yang dibagikan saat Ramadan.

"Memang kita terlambat datang. Saya sampai sekitar jam 5 sore, waktu itu yang ada baru koordinator saja. Sebagian yang lain baru menyusul datang," ujar Kepala SMKN 2 Pangkep, Rusli kepada detikSulsel, Sabtu (14/3).

Dalam surat tentang jadwal MBG yang diterima sekolah, penyaluran disebutkan berlangsung hingga hari Jumat. Pihak sekolah terlebih dahulu mengumpulkan para wali kelas untuk memastikan distribusi kepada siswa berjalan tertib.

"Saya kumpulkan dulu wali-wali kelas semuanya. Saya sampaikan kita menunggu supaya semua menu MBG bisa tersalurkan ke anak-anak," jelasnya.



(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads