Seorang bayi berusia 9 bulan berinisial ASA diduga menjadi korban malapraktik setelah tangannya bengkak hingga berlubang usai diinfus di RSIA Paramount Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pihak rumah sakit turut buka suara terkait kondisi sang bayi.
Orang tua korban, Nurjannah telah melayangkan somasi atas kejadian yang dialami anaknya. Insiden bermula ketika bayi ASA masuk UGD pada 19 Januari 2026 dengan keluhan panas tinggi disertai muntah.
Belakangan, korban mengalami lebam serta pembengkakan pada tangan kanannya setelah diinfus di RSIA Paramount usai 3 hari dirawat. Kejadian itu pun dinilai orang tua korban sebagai kelalaian fatal pihak rumah sakit sehingga berujung pada pembengkakan berat hingga operasi.
"Meminta klarifikasi tentang kesalahan yang terjadi. Memberikan ganti rugi yang dialami baik material maupun non material dengan senilai Rp 500 Juta. Memperbaiki sistem dan prosedur agar kesalahan tidak berulang. Saya minta jawaban atas somasi ini dalam waktu 3 kali 24 jam sejak tanggal pengiriman," bunyi somasi orang tua korban kepada RSIA Paramount Makassar.
Nurjannah sendiri membenarkan insiden yang dialami anaknya saat dikonfirmasi detikSulsel. Namun Nurjannah belum memberikan keterangan lebih lanjut karena saat ini masih fokus merawat anaknya.
"Tunggu sebentar dih, karena saya lagi tenangkan anakku. Iya (nanti dikirimkan kronologinya)," ujar Nurjannah kepada detikSulsel, Rabu (18/2/2026).
Simak Video "Video: Dugaan Malapraktik Usai Balita Meninggal Karena CT Scan"
(asm/asm)