Kebakaran menghanguskan Kantor Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah (Sulteng). Insiden ini menimbulkan kerugian materil hingga Rp 1 miliar.
"Kebakaran gedung kantor Dinas P2KBP3A," ujar Kasubsi PIDM Sihumas Polres Morowali Bripka Fardi Kadang saat dimintai konfirmasi, Senin (15/1/2024).
Kebakaran kantor P2KBP3A yang berada di Kelurahan Bahontula, Kecamatan Petasia terjadi pada Minggu (14/1) sekitar pukul 22.50. Kebakaran pertama kali disadari oleh warga sekitar.
"Api muncul secara tiba-tiba di dalam gedung kantor dengan kondisi kantor dalam keadaan kosong yang kemudian meluas secara cepat membakar gedung kantor Dinas P2KBP3A," terangnya.
Fardi mengatakan sebanyak 2 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Petugas butuh waktu kurang lebih 2 jam hingga bisa memadamkan api.
"Pada pukul 01.00 Wita, api keseluruhan berhasil dipadamkan dengan situasi aman dan kondusif," bebernya.
Ia menambahkan insiden ini menimbulkan kerugian mencapai Rp 1 miliar. Ruang kantor dan semua barang-barang elektronik seperti laptop dan komputer ikut dilalap api.
"Adapun kerugian material diperkirakan berkisar kurang lebih mencapai Rp 1 miliar yang diantaranya berupa gedung kantor Dinas P2KBP3A, AC 6 unit, brankas yang berisi 1 unit laptop, laptop kurang lebih sebanyak 20 unit, komputer 5 unit, printer 10 unit, sofa 2 stel, kursi rapat sebanyak 2 unit, kursi plastik 2 lusin, kursi staf 15 unit, meja 15 unit dan proyektor 1 set," jelasnya.
Saat ini pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. Termasuk mengupdate data kerugian yang ditimbulkan.
"Sementara didalami (penyebab kebakaran)" pungkasnya.
Simak Video "Menikmati Hidangan Lezat Suku Bajo di Pinggir Laut, Sulawesi Tengah"
(hmw/hsr)