Kebakaran di Pasar Pa'baeng-baeng Makassar Hanguskan 22 Los-Kios

Kebakaran di Pasar Pa'baeng-baeng Makassar Hanguskan 22 Los-Kios

Reinhard Soplantila - detikSulsel
Rabu, 02 Sep 2026 09:21 WIB
Kebakaran terjadi di Pasar Pabaeng-baeng Makassar.
Foto: Kebakaran terjadi di Pasar Pabaeng-baeng Makassar. (Reinhard/detikSulsel)
Makassar -

Kebakaran terjadi di kawasan Pasar Pa'baeng-baeng, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), menghanguskan 12 los dan 10 kios. Penyebab kebakaran belum diketahui.

Kebakaran terjadi di Pasar Pa'baeng-baeng Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Tamalate, Makassar, Rabu (2/9) sekitar pukul 03.35 Wita. Petugas tiba di lokasi sekitar lima menit setelah menerima laporan.

"Kami terima informasi (kebakaran) itu jam 03.35 Wita. Kemudian kami tiba di TKK sekitar 5 menit kemudian," ujar Komandan Kompi 3 Damkarmat Makassar Sudirman kepada wartawan, Rabu (2/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sudirman menyebut sebanyak 25 armada dikerahkan untuk memadamkan api. Armada tersebut terdiri dari 24 unit pemadam kebakaran dan satu unit rescue.

"Jadi kami terjunkan 25 armada. 24 (mobil) pemadaman, kemudian dibantu dengan (mobil) rescue 1 unit," sebutnya.

ADVERTISEMENT

Proses pemadaman berlangsung tanpa kendala. Api berhasil dikendalikan sekitar satu jam setelah petugas tiba di lokasi dan melakukan penyemprotan air.

"Pemadaman berjalan lancar, tidak ada kendala. Kurang lebih satu jam api sudah bisa kita kuasai," kata Sudirman

Sudirman memastikan tidak ada korban luka dan jiwa dalam insiden ini. Los dan kios yang terbakar merupakan lapak pedagang kain serta kios semi permanen milik pedagang kaki lima.

"Jadi yang terbakar ada 12 los, kemudian ditambah 10 kios kecil. kebanyakan (yang terbakar) penjual kain, kemudian kios-kios kecil (milik) pedagang pedagang kaki lima," beber Sudirman.

Hingga kini penyebab kebakaran belum diketahui. Petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

"Jadi sementara belum diketahui (penyebab kebakaran) sementara masih dalam penyelidikan dari pihak kepolisian," pungkas Sudirman.



(sar/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads