Maulid Nabi di Kalimantan dirayakan dengan meriah. Ada kuliner khas seperti Nasi Kuning, Apam Barabai, hingga Wadai Kararaban, melambangkan banyak makna.
Maulid Nabi Muhammad diperingati dengan berbagai kegiatan keagamaan. Hukum perayaannya masih diperdebatkan, namun dianggap bid'ah hasanah oleh sebagian ulama.
Suasana meriah peringatan Maulid Nabi di Kalimantan Selatan ditandai dengan tradisi makan batalam, menyatukan masyarakat dalam kebersamaan dan gotong royong.
Banyak cara untuk menyemarakkan Maulid Nabi Muhammad SAW. Selain dengan doa dan shalawat, pantun bisa jadi pembawa pesan untuk menekuni akhlak baik Rasulullah.
Pedagang buah di Nganjuk merasakan berkah Maulid Nabi dengan lonjakan pesanan. Harga buah stabil, meski permintaan meningkat, terutama untuk parcel buah.