45 Pantun Maulid Nabi yang Lucu, Menyentuh Hati, dan Inspiratif

45 Pantun Maulid Nabi yang Lucu, Menyentuh Hati, dan Inspiratif

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Selasa, 25 Agu 2026 07:01 WIB
of Mawlid al-Nabi al-Sharif. translation Arabic- Prophet Muhammads birthday in Arabic Calligraphy style. Islamic architecture cartoon scenery background. Illustration.
Ilustrasi maulid nabi. Foto: Getty Images/REIMUSS
Samarinda -

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menyemarakkan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 12 Rabiul Awal. Selain dengan doa dan shalawat, berbagai kegiatan diisi sebagai hiburan sekaligus pembawa pesan untuk menekuni akhlak baik Rasulullah SAW.

Salah satu hiburan yang bisa detikers lakukan adalah dengan membaca pantun. Pantun bertemakan Maulid Nabi bisa pula dilombakan, atau menjadi selingan saat ceramah maupun sambutan. Dengan berpantun, suasana akan lebih cair dan santai.

Pantun sendiri menurut KBBI merupakan bentuk puisi Indonesia (Melayu) yang tiap baitnya terdiri atas empat baris dengan rima a-b-a-b, di mana dua baris pertama berupa sampiran dan dua baris berikutnya merupakan isi. Dua baris pertama pantun disebut sampiran, sedangkan dua baris berikutnya berisi isi atau pesan yang ingin disampaikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

45 Pantun Maulid Nabi yang Lucu, Menyentuh Hati, dan Inspiratif

Dengan bahasa yang ringan dan berima, pesan tentang keteladanan Rasulullah, ajakan memperbanyak shalawat, hingga nilai-nilai kebaikan dapat disampaikan dengan cara yang lebih menarik di Maulid Nabi ini.

Bagi detikers yang sedang mencari pantun untuk dibacakan saat acara Maulid Nabi atau dibagikan di WhatsApp dan media sosial, berikut detikKalimantan bagikan kumpulan pantun Maulid Nabi yang lucu, menyentuh hati, dan inspiratif.

15 Pantun Maulid Nabi yang Lucu

Pergi ke pasar membeli roti,
Pulangnya mampir membeli pepaya.
Shalawat Nabi penyejuk hati,
Bikin hati damai sepanjang masa.

Ke warung membeli kue lapis,
Ditambah segelas teh manis.
Maulid Nabi penuh inspirasi,
Semoga berkah sampai akhir nanti.

Pagi hari sarapan nasi,
Ditambah sambal buatan ibu.
Nabi Muhammad suri teladan sejati,
Akhlaknya baik sepanjang waktu.

Beli pisang di Balikpapan,
Jangan lupa membawa keranjang.
Nabi Muhammad suri teladan,
Hidup damai hati pun tenang.

Naik sepeda ke pasar pagi,
Membeli gula dan juga kopi.
Maulid Nabi penuh berarti,
Mengajarkan cinta sepenuh hati.

Anak kecil sedang berlari,
Mengejar layang-layang tinggi.
Nabi Muhammad cahaya hati,
Teladannya abadi sampai kini.

Pergi ke sawah membawa bekal,
Bekalnya nasi dibungkus daun.
Maulid Nabi mari kita kenal,
Agar cinta Rasul terus terbangun.

Beli sayur di pasar lama,
Jangan lupa membeli kentang.
Shalawat Nabi mari bersama,
Semoga hati selalu tenang.

Pagi hari ke Sampit,
Membawa tas berisi buku.
Selamat Maulid Nabi Muhammad,
Semoga berkah untuk hidupku.

Pagi-pagi makan roti,
Minumnya teh hangat manis.
Maulid Nabi di dalam hati,
Mari teladani akhlak yang harmonis.

Pergi ke pasar membeli ketan,
Pulangnya membawa buah delima.
Mari rayakan Maulid dengan senyuman,
Sambil memperbanyak shalawat bersama.

Burung pipit hinggap di dahan,
Terbang rendah menuju taman.
Maulid Nabi jadi kesempatan,
Memperbaiki diri dan perbuatan.

Jalan-jalan membawa payung,
Singgah sebentar membeli jamu.
Kalau hati ingin selalu teduh,
Perbanyak shalawat setiap waktu.

Makan bakso di pinggir jalan,
Minumnya es kelapa muda.
Maulid Nabi penuh keteladanan,
Mari berbuat baik kepada semua.

Pergi ke toko membeli buku,
Buku dibaca di bawah lampu.
Maulid Nabi sudah berlalu?
Cintanya jangan ikut berlalu.

15 Pantun Maulid Nabi yang Menyentuh Hati

Bunga melati di taman indah,
Harumnya semerbak menyapa jiwa.
Maulid Nabi penuh berkah,
Semoga hidup dipenuhi cinta.

Air jernih mengalir deras,
Membawa kesejukan di pagi hari.
Nabi Muhammad jiwa yang ikhlas,
Mengajarkan kita hidup berarti.

Burung merpati terbang berpasangan,
Hinggap sebentar di ranting jati.
Maulid Nabi penuh kenangan,
Mengajarkan arti kasih sejati.

Jalan-jalan ke kota suci,
Hati tenang dekat Ka'bah.
Nabi Muhammad penuh kasih,
Setiap langkahnya membawa berkah.

Hujan turun membasahi bumi,
Air mengalir menuju kota.
Nabi Muhammad pelita hati,
Petunjuknya membawa cahaya.

Pohon tinggi di tengah hutan,
Daunnya rimbun melindungi.
Nabi Muhammad pembawa rahmat,
Bagi seluruh alam ini.

Di malam hari melihat bintang,
Bersinar terang di langit luas.
Nabi Muhammad cahaya gemilang,
Menuntun umat menuju ikhlas.

Bunga mawar tumbuh mekar,
Harumnya terasa sampai pintu.
Maulid Nabi mari kita rayakan,
Sebagai bukti cinta yang satu.

Berlayar jauh ke pulau seberang,
Ombak tenang tanpa badai.
Nabi Muhammad pembawa terang,
Ajarannya membawa kedamaian.

Melihat awan di langit biru,
Bertebaran burung dengan riang.
Nabi Muhammad suri teladanku,
Ajarannya menyebarkan kasih sayang.

Matahari terbit di ufuk timur,
Cahayanya hangat menyapa bumi.
Maulid Nabi penuh rasa syukur,
Semoga cinta Rasul menetap di hati.

Air sungai mengalir tenang,
Di tepinya duduk bersantai.
Nabi Muhammad pembawa terang,
Ajarannya menyejukkan hati.

Bunga di taman bermekaran,
Harumnya lembut sepanjang hari.
Nabi Muhammad penuh keteladanan,
Menjadi panutan sepenuh hati.

Burung berkicau di pagi hari,
Terbang bebas menuju awan.
Maulid Nabi menggetarkan hati,
Mengingat kasih Rasul kepada umat.

Langit malam dihiasi bintang,
Bulan bersinar begitu terang.
Rasulullah membawa kasih sayang,
Menjadi teladan sepanjang zaman.

15 Pantun Maulid Nabi yang Inspiratif

Menyusuri jalan penuh pepohonan,
Teduh hati terasa damai.
Maulid Nabi ajarkan kebijaksanaan,
Menghadapi hidup dengan hati yang lapang.

Menyusuri hutan di pagi cerah,
Melihat pepohonan tinggi menjulang.
Maulid Nabi ajarkan tabah,
Menghadapi ujian tanpa goyah.

Berjalan sore di tepi pantai,
Melihat ombak datang menyapa.
Maulid Nabi ajarkan damai,
Mari menjaga persatuan sesama.

Pergi ke kebun memetik buah,
Buah dipetik dengan bahagia.
Nabi Muhammad pembawa dakwah,
Akhlaknya indah penuh makna.

Di atas bukit bunga berkembang,
Angin bertiup terasa sejuk.
Nabi Muhammad membawa terang,
Menuntun umat kepada petunjuk.

Di tepi sungai memancing ikan,
Harapan datang bersama kesabaran.
Maulid Nabi ajarkan keikhlasan,
Menjalani hidup dalam ketaatan.

Menyusuri sungai jangan tergelincir,
Air mengalir menuju muara.
Maulid Nabi penuh dengan zikir,
Mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Berlayar di laut tenang biru,
Melihat jauh ke cakrawala.
Maulid Nabi ajarkan bersatu,
Menggapai hidup penuh damai dan cinta.

Berjalan kaki di sawah luas,
Melihat padi tumbuh menjulang.
Maulid Nabi mengajarkan berbagi,
Kepada sesama yang membutuhkan.

Pergi ke sawah membawa cangkul,
Menanam padi untuk bekal.
Maulid Nabi mari kita syukuri,
Agar iman semakin kekal.

Matahari pagi mulai bersinar,
Burung berkicau di atas dahan.
Jadikan Rasul sebagai teladan,
Agar hidup penuh kebaikan.

Pergi ke taman membawa buku,
Duduk membaca di bawah teduh.
Maulid Nabi mengajarkan ilmu,
Agar langkah hidup semakin kukuh.

Air jernih mengalir ke muara,
Membawa kesejukan sepanjang jalan.
Mari belajar menjadi manusia yang sabar,
Menghadapi ujian dengan keteguhan.

Padi menguning di tengah sawah,
Petani tersenyum melihat hasil.
Maulid Nabi mengajarkan amanah,
Agar setiap tugas dilakukan dengan adil.

Burung camar terbang ke lautan,
Ombak berkejar menuju pantai.
Mari teladani Rasul dalam kehidupan,
Menebar kebaikan dengan hati damai.

Dengan pantun-pantun adi atas, acara Maulid Nabi Muhammad SAW akan terasa lebih seru dan mengalir. Bukan hanya itu, pesan-pesan di dalam pantun juga akan tersampaikan dengan baik karena dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Demikian 45 pantun untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, semoga bermanfaat bagi detikers yang ikut merayakan!



(aau/aau)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads