Polda Nusa Tenggara Barat hakulyakin menetapkan IWAS sebagai tersangka pelecehan seksual kepada mahasiswi, MA. IWAS terbiasa pakai kaki untuk pengganti tangan.
Setelah gagal dalam upayanya menerapkan darurat militer, Presiden Korsel Yoon Suk-yeol menolak diperiksa dalam penyelidikan dan kini menolak penangkapan.