Sekeluarga asal India yang terdiri dari ayah berinisial MKAS (39), istri, FBAH (45), dan ketiga putrinya, HB (16), IA (13), dan HZK (04) dideportasi dari Bali.
Arin (19) merupakan satu-satunya taruni asal pengiriman Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) yang saat ini mengikuti proses seleksi tingkat pusat taruna Akpol 2024.