Sebelum menjadi petugas KPPS, Jajang disebut dalam kondisi sehat. Sayangnya, kesehatannya sempat menurun dan semakin parah karena begadang kawal suara.
Ketua KPPS di Kota Surabaya meninggal usai tidak sadarkan diri di rumah sakit selama 2 hari. Dia diduga meninggal karena kelelahan dan punya penyakit komorbid.
Dinkes Bali mengintruksikan seluruh puskesmas untuk bersiaga pada hari pencoblosan Pemilu 2024 untuk mengantisipasi petugas KPPS yang tumbang karena kelelahan.