Perluasan Bus Trans Jatim diproyeksi dimulai pada 2023. Yakni pada Koridor II dan III. Ada sejumlah rute yang tidak dilayani di Koridor I yang akan disediakan.
Ada harapan publik yang perlu didengar pengelola Bus Trans Jatim. Masyarakat hanya butuh transportasi massal ini terus berkelanjutan dan terjaga kualitasnya.
Kehadiran Bus Trans Jatim ternyata membuat sopir angkot di Gresik menjerit. Mereka kini merasa tergusur dengan tranpsortasi yang dioperatori Dishub Jatim itu.
Penumpang merasa naik motor pribadi masih lebih cepat ketimbang Bus Trans Jatim. Salah satu penyebabnya karena tidak adanya feeder atau angkutan pengumpan.
Bus Trans Jatim diharapkan mampu jadi transportasi publik bagi para pekerja. Namun, sejauh ini penumpang bus itu lebih didominasi orang yang ingin berwisata.