Lima orang anak di Nias Selatan menangis karena ibunya ditahan di kasus penganiayaan. Hal ini membuat pilu karena anak-anak itu tidak lagi memiliki ayah.
Pada awal Mei ini, WHO resmi mencabut status kedaruratan COVID-19. Namun kini ditegaskannya, dunia belum benar-benar bebas dari ancaman virus Corona. Kenapa?
Polisi ajukan penangguhan penahanan janda anak lima yang ditahan oleh Kejari Nisel. Kapolres Nisel, AKBP Reinhard siap menjadi jaminan penangguhan itu.
Video yang menunjukkan lima orang anak menangis di depan sebuah rumah viral di medsos. Kelima anak itu menangis karena ibunya ditahan oleh Kejari Nias Selatan.