Plengkung Gading yang menjadi akses keluar-masuk di Jogja ditutup permanen sebagai upaya melindungi keselamatan masyarakat dan pelestarian bangunan bersejarah.
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sultan Hamengku Buwono (HB) X berkunjung ke Sragen. Dia mengunjungi situs-situs bersejarah dan mencuci muka di sendang.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X sambangi beberapa tempat bersejarah di Sragen. Kunjungan itu dalam upaya merajut lagi budaya Mataraman antara Jogja dengan Sragen.