Cerita soal tewasnya Brigadir Yoshua berkembang. Penjelasan awal polisi, Yoshua tewas karena baku tembak. Belakangan, keluarga Yoshua melapor dugaan pembunuhan.
Pengacara keluarga Brigadir J resmi melaporkan dugaan pembunuhan berencana ke Bareskrim Polri. Mereka menyertakan foto dan video sebagai bukti pelengkap.
Pengacara keluarga Brigadir Yoshua melaporkan dugaan pembunuhan berencana. Pengacara juga menunjukkan foto-foto yang disebut sebagai bukti dugaan pembunuhan.
Nama resmi perangkat ini memang panjang, dan mungkin agak mengerikan karena ada kata formaldehyde. Begitu juga dengna harganya yang mengerikan namun tetap layak
Pemkab Boyolali menemukan industri rumahan yang memproduksi mi basah mengandung boraks. Hasil penelurusan petugas, produsen mi basah tersebut tak berizin.