Dokter di Kendal ramai-ramai meresepkan obat dalam bentuk puyer untuk pengganti sirup untuk anak. Padahal, penggunaan puyer ternyata masih kontroversi.
Apotek mulai menghentikan penjualan lima produk obat sirup yang diduga mengandung cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) di luar batas aman.
Sejumlah apotek di Labuan Bajo sudah menghentikan penjualan obat sirup setelah mendapat imbauan dari Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Manggarai Barat, NTT.