Akibat kejadian itu, pikap pengangkut 20 tabung elpiji terimpit antara tembok rumah dan badan truk. Sopir pikap terluka ringan dan dibawa ke rumah sakit.
Sejumlah pedagang di Pasar Ubud melihat api pertama kali muncul dari dalam toko sembako di basement. Ada pula yang mendengar ledakan saat kebakaran terjadi.
Usaha cucian (laundry), pertanian hingga peternakan di Kota Bima, NTB, kerap memakai gas minyak cair atau liquefied petroleum gas (LPG) ukuran tabung 3 kg.