Merebaknya wabah PMK pada hewan ternak membuat pengusaha sapi merugi. Wabah ini membuat sapi yang hendak dijual untuk Idul Adha, belum bisa dipastikan laku.
Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Lamongan tersebar di 20 kecamatan. Tak hanya ratusan ekor sapi, puluhan kambing di Lamongan juga tercatat terjangkit PMK ini.
"Diduga, sapi itu menjadi kembung dan akhirnya mati. Kemungkinan matinya bukan karena PMK, tapi karena kembungnya itu tadi," ungkap Kepala Dislapernak Wonogiri.
Distanpangan Kulon Progo melakukan pengobatan, sterilisasi kendang, dan karantina. "Hasilnya 11 ternak sembuh tapi masih dalam perawatan," kata Sudarmanto.