PDIP Solo memprotes contoh surat suara untuk simulasi Pilpres dari KPU karena hanya berisi dua kolom calon. KPU menegaskan itu terjadi lantaran human error.
Pengamat politik Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas), I Nyoman Subanda, menyebut pernyataan Anggota DPD RI Arya Wedakarna (AWK) merupakan blunder.