Para tersangka menyebut lokasi peredaran narkoba di Desa Sidatapa, Buleleng, sebagai 'apotek'. Jaringan ini diduga dikendalikan oleh seseorang dari Surabaya.
Dua ekor biawak nyemplung ke sumur rumah warga di Playen, salah satunya mati. Hal itu diketahui setelah pemilik rumah mencium aroma tak sedap air sumurnya.