Kementerian Perhubungan mencatat total keterlambatan maskapai penerbangan haji fase pertama sebanyak 48 kali. Periode ini berlangsung pada 12-30 Mei 2024.
Pemerintah Arab Saudi menerapkan kebijakan baru untuk haji 2025, termasuk larangan bagi jemaah risiko tinggi, kewajiban vaksin, dan larangan berpolitik.