Ayu, muncikari di Surabaya ditemukan tewas di semak-semak lapangan bola. Ia dibunuh Miftalana, kenalannya yang sakit hati saat minta dicarikan perawan.
Belakangan pemain-pemain baru muncul dengan tampilan yang lebih modern dan tidak memiliki latar belakang pendidikan Islam yang ketat seperti para kiai terdahulu