Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat luas lahan yang terbakar di Provinsi Sumatera Selatan telah mencapai 1.926 hektare hingga 22 Agustus 2026.
1.260 personel TNI dikerahkan ke Kalbar untuk penanganan karhutla. Mereka akan bekerja sama dengan instansi terkait untuk mencegah dan memadamkan kebakaran.
Kasus karhutla di Kalimantan Timur terus bertambah. Hingga 22 Agustus 2026, tercatat 430 kejadian karhutla dengan luas terdampak mencapai 1.260,92 hektare.
Tumpukan sampah yang menggunung di area tempat pembuangan akhir (TPA) di Jalan Palem Raya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, menjadi sorotan publik.