Warga Kecamatan Nagrak, Sukabumi, terjebak dalam kecemasan akibat gempa berulang. Keterbatasan ekonomi menghalangi mereka untuk pindah ke tempat lebih aman.
Setelah delapan tahun terpisah akibat amnesia pasca-gempa Palu, Jumaidin akhirnya pulang ke keluarga. Namun, ia tak sempat bertemu ayahnya yang telah meninggal.