Kecelakaan nelayan terjadi di Tulungagung mengakibatkan 4 nelayan hilang. Tingginya fatalitas karena nelayan tradisional enggan memakai alat keselamatan.
Gelombang tinggi menghantam perahunya hingga dia terpental. Dia melihat perahunya hancur, saat bertahan di atas stirofoam, dia mendengar suara minta tolong.
Kapal jenis Landing Craf Tank (LCT) dengan nama lambung KM Modern Putra Samudera dihantam gelombang di perairan Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara.