Fandy tunanetra nyaris 100 persen sejak lahir. Namun kondisinya ternyata tak menghalangi semangatnya untuk bersekolah hingga ke Australia. Ini perjuangannya.
Kita tidak hanya memikirkan esensi merdeka belajar, tapi juga pendidikan yang memerdekaan, terutama pendidikan yang setara bagi yang lemah, yang tak berdaya.