Handoko, bisa dibilang merupakan satu-satunya pemilik dokar yang masih bertahan di Kota Malang. Dengan dokarnya ia kerap memanjakan wisatawan di Kayutangan.
Fraksi Hanura, Nasdem, dan PSI menolak wacana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali yang akan melarang semua kegiatan pendakian dan wisata lain di gunung.