Warga Desa Sampiran menghadapi krisis air bersih akibat kemarau panjang. Mereka terpaksa membeli air galon dan mencari alternatif dari sungai untuk sehari-hari.
Pemkab Pasuruan menetapkan status tanggap darurat kekeringan. Delapan desa mengalami krisis air, dengan distribusi air bersih dilakukan setiap hari oleh BPBD.