Seorang pria berusia 61 tahun ditemukan meninggal dunia di pinggir sungai Banjar Dinas Bunut Panggang, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Buleleng, Sabtu (5/9/2026). Sehari sebelumnya, korban sempat ditemukan warga dalam kondisi lemas setelah terjatuh bersama sepeda motornya.
Korban diketahui bernama Jozua Yusuf Paat, warga asal Jakarta yang tinggal di Banjar Dinas Bunut Panggang, Desa Kaliasem.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz mengatakan, peristiwa tersebut bermula pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita. Saat itu, warga mendapat informasi adanya seseorang yang jatuh di sungai.
"Warga kemudian menuju lokasi dan menemukan korban tergeletak di pinggir sungai bersama sepeda motor yang dibawanya," ujar Yohana, Minggu (6/9/2026).
Warga kemudian membantu mengangkat korban dan memindahkan sepeda motornya. Saat itu korban masih hidup dalam kondisi agak lemas. Korban juga sempat menyampaikan bahwa rumahnya berada di sekitar lokasi.
Namun, korban menolak ketika hendak diantar pulang. Warga kemudian meninggalkan korban dalam posisi duduk di lokasi tersebut.
Keesokan harinya, Sabtu sekitar pukul 06.45 Wita, seorang warga kembali mendekati korban. Saat dicek, korban masih berada di tempat semula dalam kondisi tidak bergerak.
Warga kemudian mencoba memercikkan air ke wajah korban, tapi tidak mendapat respons. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada perangkat desa dan pihak kepolisian.
Tim medis Puskesmas 1 Banjar kemudian melakukan pemeriksaan terhadap korban. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hanya ditemukan luka lecet yang diduga akibat terjatuh.
"Kaku mayat diperkirakan tidak lebih dari 12 jam. Selain itu, ditemukan obat-obatan di dalam tas milik korban," kata Yohana.
Saat ditemukan, korban mengenakan celana pendek warna hitam dan kaos warna biru. Petugas juga menemukan tas selempang warna hitam merek Billabong yang berisi sejumlah barang milik korban.
Di antaranya terdapat kartu identitas, SIM A, kartu ATM, kartu berobat rumah sakit, obat-obatan, telepon seluler, serta uang tunai sekitar Rp 565 ribu.
Polisi masih melakukan penanganan terkait penemuan mayat tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal tim medis, sejauh ini tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.