Warga demo terkait sengketa lapangan sepak bola di Lutra berujung ricuh hingga menyebabkan 3 polisi luka-luka. Sementara 3 warga diamankan untuk diperiksa.
Mahkamah Kehormatan Periset menilai peneliti dipolisikan gegara karya ilmiahnya diduga hina Suku Rongkong tidak memanipulasi. Peneliti juga tak ada kebohongan.