Badan Geologi Kementerian ESDM telah melakukan kajian bencana tanah gerak di Blitar. Hasilnya, tiga 3 di wilayah terdampak dinyatakan tidak aman untuk hunian.
Pembongkaran rumah rusak akibat tanah gerak di Sridadi, Sirampog, Brebes, terkendala cuaca. Medan yang terjal dan licin bila turun hujan menyulitkan relawan.
Tanah bergerak terjadi lagi di Desa Sridadi, Sirampog, Brebes. Warga dibantu relawan membongkar puluhan rumah yang rusak untuk membuat huntara di lokasi aman.
Rekor ini diraih setelah Brantas Abipraya membangung 1.110 unit hunian di lahan seluas 32 hektare untuk korban erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang.