Pangkal masalahnya berawal dari pernyataan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim yang akan mendeportasi warga Israel jika ditemukan tanggal di negaranya.
India telah mendeportasi hampir 5.000 warga Bangladesh sejak partai nasionalis Hindu pimpinan PM Narendra Modi meraih kekuasaan di Benggala Barat bulan lalu.