Sejarah mencatat, 24 Mei 1964 terjadi bencana stadion paling mematikan dalam sejarah sepakbola dunia. Bencana yang menewaskan 328 orang ini masih sarat misteri.
132 orang tewas saat Tragedi Kanjuruhan usai aparat menembakkan gas air mata dan membuat suporter berdesakan. Siapa orang pertama yang menembakkan gas air mata?
Indonesia dan Qatar menyepakati pentingnya peningkatan kerja sama di bidang perdagangan dan investasi dan sektor lainnya, termasuk jasa, secara bersama- sama.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo melaporkan kematian ratusan korban Kanjuruhan disebabkan kurang oksigen bukan gas air mata. Lantas, apa efek gas air mata?