Polisi menyebut penembakan anggota istri TNI di Semarang telah direncanakan. Pasalnya, pelaku terlihat telah mengintai gerak-gerik korban sebelum dieksekusi.
Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar mengungkap penembakan istri TNI di Semarang sudah direncanakan. Pelaku bahkan sudah mengintai gerak-gerik korban.
Pelajar itu menjual 3 burung dilindungi dengan harga Rp 3 juta. Ternyata, dia juga menyimpan stok 8 burung lain. Jaringannya kemudian digulung polisi Jogja.
Polisi berhasil menangkap Aten, pria yang menembak seorang warga dengan senapan angin. Korbannya adalah Apri Wahyudi, mengalami luka tembak di bagian dada.
"Posthumous trial perlu diadakan sebagai bentuk penguatan terhadap operasi pemberantasan terorisme," ujar pakar psikologi forensik, Reza Indragiri Amriel.