Kasus kaburnya Femas, peserta tur asal Madiun, terdeteksi di Ansan, Korsel. Dampak besar pada industri pariwisata, agen perjalanan perketat pengawasan.
Keberadaan Femas Yani Arianto (22), pemuda Madiun yang kabur dari rombongan tur di Korea Selatan mulai menemukan titik terang. Ia sempat terdeteksi di masjid.