Semburan Lumpur Lapindo sejak 2006 menghancurkan ribuan rumah dan 23 sekolah, menyebabkan banyak fasilitas pendidikan mangkrak dan hilangnya peserta didik.
Uang tabungan siswa Rp 200 juta di Lombok Timur dipakai bendahara untuk biaya operasi keluarga. Pihak sekolah berjanji akan mengembalikan pada 4 Juli 2026.l
Kondisi pendidikan di SDN Kubangsari, Tasikmalaya, memprihatinkan. Siswa belajar di bangunan tak layak, berharap perhatian pemerintah untuk ruang kelas baru.