Strategi Rahasia di Balik Nama hingga Posisi Toko di Mal

Strategi Rahasia di Balik Nama hingga Posisi Toko di Mal

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Senin, 17 Agu 2026 07:04 WIB
Xian SEG Mall (Saige) merupakan salah satu mal terbesar di China yang punya kolam air menuruni tangga.
Ilustrasi Mal Foto: Dok. China Wonders Guide
Jakarta -

Pusat perbelanjaan atau mal memang didesain agar pengunjung mau datang dan betah berlama-lama di dalamnya. Maka dari itu, mulai dari pemilihan nama hingga penempatan tenant toko itu nggak sembarangan.

Jika pengunjung memperhatikan, mungkin akan menyadari ada beberapa kesamaan karakteristik antara beberapa mal. Para pengusaha sengaja menggunakan ide kreatif dan strategi andalan untuk memaksimalkan pengembangan mal.

Lalu, apa saja strategi pengusaha agar mal lebih menarik dan nyaman bagi pengunjung? Berikut ini penjelasannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penamaan Mal

Pengusaha mal harus kreatif merancang mal yang menarik. Misalnya dari pemilihan nama, tak jarang menggunakan istilah Bahasa Inggris seperti mall, square, dan plaza.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja, sebenarnya tidak ada pedoman atau aturan baku dalam penamaan pusat perbelanjaan atau mal. Ia pun tidak menyebutkan terdapat arti atau segmentasi khusus untuk setiap istilah mal.

ADVERTISEMENT

Namun, salah satu faktor penting dalam menunjang kesuksesan pusat perbelanjaan adalah inovasi dan kreativitas dalam menciptakan konsep baru. Untuk itu, penamaan pusat perbelanjaan lebih mengacu kepada konsep inovasi dan kreativitas.

"Penamaan pusat perbelanjaan adalah lebih bersifat sangat bebas," ucap Alphonzus kepada detikProperti belum lama ini.

Bentuk Bangunan Mal

Selain itu, coba perhatikan bangunan mal. Sering kali mal terlihat melebar daripada menjulang tinggi.

Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta Teguh Aryanto mengatakan tidak ada panduan khusus untuk desain mal. Akan tetapi, bangunan mal harus memiliki keunikan atau ciri khas dengan desain yang menarik. Lalu, sirkulasi pergerakan pengunjung juga perlu dirancang dengan baik juga.

"Kecenderungan pengunjung tidak bergerak secara vertikal namun lebih ke arah horizontal," ucap Teguh kepada detikProperti, Minggu (16/8/2026).

Terpisah, Alphonzus membenarkan kalau ada lebih banyak pusat perbelanjaan yang berbentuk horizontal dibandingkan vertikal. Salah satu alasannya untuk memudahkan pengunjung mengitari mal.

Di sisi lain, sebenarnya bentuk bangunan mal menyesuaikan dengan bentuk lahan yang tersedia. Jadi mal nggak melulu melebar.

"Bukan berarti tidak ada pusat perbelanjaan yang vertikal. Cukup banyak pusat perbelanjaan yang terdiri dari lebih 10 lantai dan ramai dikunjungi," ucapnya.

Tata Letak Toko

Ketika pengunjung datang ke mal untuk nonton film di bioskop, mereka akan diarahkan ke lantai paling atas. Ya, biasanya bioskop terletak di lantai tertinggi mal.

Alphonzus mengatakan sebenarnya tidak ada keharusan penempatan di lokasi atau lantai tertentu untuk suatu kategori tenant. Namun, kebebasan tata letak ini terkecuali pada bioskop. Area hiburan ini memang ditaruh di paling atas karena lantainya mampu mengakomodir kebutuhan ruang bioskop.

"Kecuali memang bioskop pada umumnya ditempatkan di lantai paling atas karena memerlukan ketinggian atap yang jauh lebih daripada toko-toko lainnya dan harus terbebas dari tiang-tiang," jelasnya.

Di samping itu, hal yang harus diperhatikan adalah 'zoning' atau pengelompokkan tenant. Toko atau tenant yang menggeluti bidang yang sama diletakkan dalam zona yang sama.

Teguh menyampaikan hal serupa, bioskop dibuat di lantai paling atas karena karena membutuhkan ruangan yang luas tanpa sekat serta plafon tinggi.

"Bioskop diperlukan level atap atau plafon yang tinggi dengan lantai yg berundak sehingga lantai paling atas adalah lantai yang paling memungkinkan di dalam sebuah mal," ujar Teguh.

Ia pun menambahkan tidak ada panduan khusus untuk desain mal. Akan tetapi yang penting mal memiliki keunikan dan ciri khas dengan desain yang menarik dan jalur pergerakan pengunjung yang baik.

Itulah fakta-fakta unik seputar mal. Semoga bermanfaat!



(dhw/ilf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads