×
Ad

Waspada! Ini Musuh Nomor 1 Rumah, Bikin Nilai Properti Anjlok

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Rabu, 05 Agu 2026 17:47 WIB
Foto: Infografis ini dibuat menggunakan NotebookLM dengan sumber detikProperti
Jakarta -

Memiliki rumah bukan perkara mudah. Setelah beli rumah, pemilik punya tanggung jawab untuk merawatnya.

Ya, rumah itu harus dirawat kalau mau berfungsi dengan baik, tampak estetis, dan nilai propertinya tinggi. Jika bangunan rusak, pemilik bakal merugi karena sulit dijual nantinya.

Dilansir dari Apartment Therapy, pemilik mungkin kewalahan merawat rumah. Bayangkan, pemilik mesti menyapu pekarangan, membersihkan saluran air yang tersumbat, membersihkan talang air, dan lain sebagainya.

Kalau punya keterbatasan waktu atau dana, setidaknya rawat rumah untuk mencegah kerusakan. Nah, ada satu musuh rumah yang perlu pemilik hindari dengan segala cara, yakni kerusakan akibat air.

"Air adalah musuh paling ganas bagi sebuah rumah," kata agen realestat Ryan Renner, dikutip dari Apartment Therapy, Rabu (5/8/2026).

Misalnya hujan turun deras sampai membuat rumah banjir atau masalah lainnya. Bangunan bisa rusak kalau terekspos air atau kelembapan yang berlebihan.

Kerusakan itu menjadi masalah besar dan mahal. Bahkan, rumah dapat sulit di jual nantinya.

"Kerusakan akibat air adalah pertanda buruk bagi sebagian besar pembeli," kata Renner.

"Beberapa pembeli akan mengakhiri kunjungan mereka begitu melihat masalah air apa pun. Banyak pembeli mampu mengabaikan banyak masalah, tetapi sangat sedikit yang akan mengabaikan masalah air. Ini akan sangat memengaruhi nilai jual kembali rumah Anda," lanjutnya.

Untungnya, kerusakan akibat air bisa dicegah. Pokoknya jauhkan air dari rumah kata Renner.

Pemilik bisa membeli alat perpanjangan talang air agar saat hujan. Alat ini akan mengalirkan air ke bawah dan menjauh dari rumah. Pastikan untuk membeli satu untuk setiap talang air di sekitar rumah.

Selain itu, bersihkan talang air dengan rutin untuk mencegah air tumpah dan menggenangi sekitar fondasi rumah.

Lalu, cegah air menggenang di sekitar fondasi dengan meratakan pekarangan, beton, atau jalan sekitar rumah. Buat permukaan itu miring menjauhi rumah.

Bukan cuma area outdoor, indoor rumah juga perlu diamankan dari masalah air. Jaga tingkat kelembapan agar bangunan tidak timbul jamur, lumut, retak, perubahan warna, melengkung, dan masalah lainnya.

Cara mencegah kelembapan bisa dengan menyalakan kipas kamar mandi setiap kali mandi dan memeriksa kebocoran di sekitar rumah secara teratur.



Simak Video "Video: Di Balik Ledakan Dahsyat Perumahan Elite Polonia Medan"

(dhw/dhw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB