Dianggap 'Golden Boy', Bos Properti Ini Ternyata Tipu Investor Rp 698 M

Dianggap 'Golden Boy', Bos Properti Ini Ternyata Tipu Investor Rp 698 M

Danang Sugianto - detikProperti
Minggu, 27 Sep 2026 12:15 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi penipu (Foto: Dok.detikcom)
Jakarta -

Seorang pengusaha properti di Amerika Serikat (AS) harus mendekam lebih dari 15 tahun di penjara setelah terbukti menjalankan skema penipuan investasi properti bernilai puluhan juta dolar.

Mengutip Realtor, Minggu (27/9/2026) pria bernama Charles Carrier, mantan pemilik waralaba We Buy Ugly Houses di Dallas, Texas, AS, dijatuhi hukuman penjara setelah mengaku bersalah atas kasus penipuan terhadap puluhan investor.

Carrier diketahui menjalankan aksinya selama 2018 hingga 2024. Ia berhasil mengumpulkan dan menyelewengkan dana investor lebih dari US$ 39 juta atau sekitar Rp 698 miliar (kurs Rp 17.900).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dana tersebut awalnya dijanjikan akan digunakan untuk membeli, merenovasi, kemudian menjual kembali properti melalui jaringan HomeVestors dengan merek "We Buy Ugly Houses". Namun, uang yang dikumpulkan ternyata tidak digunakan sesuai peruntukannya.

Menurut laporan tersebut, dana investor justru digunakan untuk membiayai kebutuhan pribadi Carrier dan membayar investor-investor sebelumnya.

ADVERTISEMENT

Dengan pola tersebut, bisnisnya pada akhirnya menyerupai skema Ponzi, yakni menggunakan uang dari investor baru untuk memenuhi kewajiban kepada investor sebelumnya.

Investigasi yang dilakukan ProPublica mengungkap bagaimana skema tersebut berjalan. Carrier disebut memalsukan sejumlah akta dan menjual properti tanpa memberitahukan investor. Dalam beberapa kasus, satu properti bahkan disebut dijadikan dasar untuk mengambil hingga lima pinjaman sekaligus.

Model bisnis We Buy Ugly Houses sendiri sebenarnya berfokus pada properti bermasalah. Investor atau pengusaha dalam jaringan tersebut biasanya membeli rumah dari pemilik yang membutuhkan transaksi cepat, kemudian merenovasi dan menjualnya kembali.

Istilah "ugly" dalam nama bisnis tersebut bukan semata-mata merujuk pada kondisi fisik rumah. Model bisnisnya juga menyasar situasi pemilik rumah yang sedang menghadapi masalah, seperti perceraian, kematian anggota keluarga, hingga ancaman penyitaan rumah.

Pemilik rumah biasanya menerima tawaran uang tunai dengan proses yang lebih cepat, meskipun nilainya belum tentu setinggi jika rumah dijual melalui mekanisme pasar biasa.

Dulu Dianggap Pengusaha Teladan

Ironisnya, Carrier bukan sosok yang sejak awal dikenal sebagai pelaku penipuan.

Ia membuka waralaba We Buy Ugly Houses pada 2005. Selama bertahun-tahun, Carrier bahkan dianggap sebagai salah satu pemegang waralaba yang sukses.

Seorang sesama pemegang waralaba HomeVestors, Ben Ahern, menggambarkan posisi Carrier di lingkungan bisnis tersebut sebagai salah satu "golden boy".

"Chas Carrier, selama mungkin 15 tahun, adalah salah satu golden boy di HomeVestors," kata Ahern kepada ProPublica, seperti dikutip Realtor.

"Secara internal, seolah-olah pesannya adalah, 'Lakukan apa pun yang dilakukan Chas Carrier'," sambungnya.

Rekam jejak tersebut diduga menjadi salah satu alasan Carrier dapat menjalankan aksinya selama bertahun-tahun. Ia sebelumnya mampu memberikan keuntungan yang konsisten kepada investor sehingga mendapatkan kepercayaan.

Masalah mulai muncul pada 2024 ketika Carrier kesulitan mengembalikan dana kepada para investornya. Pada tahun yang sama, ia bahkan mengambil pinjaman tunai berbunga tinggi lebih dari US$ 1 juta. Langkah tersebut justru membuat beban utangnya semakin besar.

Investor kemudian mulai mengambil tindakan hukum. Pada 2025, pengadilan distrik di Dallas menjatuhkan putusan default judgment senilai US$ 10,5 juta untuk salah satu investor Carrier, Jeffrey Daly.

Divonis 188 Bulan Penjara

Pada Oktober 2025, Carrier mengaku bersalah atas tuduhan wire fraud atau penipuan melalui komunikasi elektronik.

Ia kemudian dijatuhi hukuman 188 bulan penjara, atau sekitar 15 tahun 8 bulan.

Selain hukuman penjara, Carrier juga diperintahkan membayar restitusi sebesar US$ 24.416.911,16 kepada para korban.

Namun, bagi sebagian korban, uang tersebut tidak akan mengembalikan kerugian dan dampak yang sudah terjadi.

Salah satu korban, Ronald Carver, mulai berinvestasi dengan Carrier pada 2017. Setelah melihat keuntungan pada awal investasi, Carver bahkan mengajak ayahnya yang sudah lanjut usia untuk ikut menanamkan uang.

Kepada ProPublica, Carver mengatakan dirinya dan sang ayah kehilangan sekitar US$ 700.000 akibat skema tersebut. Ayah Carver meninggal dunia pada tahun sebelumnya, sebelum proses pemulihan kerugian dapat benar-benar memberikan hasil.

Dalam pernyataannya, Jaksa AS Ryan Raybould mengatakan kasus tersebut menunjukkan bahwa penipuan finansial bukan sekadar persoalan angka.

"Penipuan finansial bukan sekadar angka dalam pembukuan-ini merupakan serangan langsung terhadap warga Amerika yang bekerja keras dan mempercayakan tabungan mereka kepada seseorang yang dianggap ahli," ujar Raybould.

"Carrier bukan hanya menargetkan investor; dia memangsa keluarga kelas menengah, pensiunan, dan pemilik usaha kecil," lanjutnya.

Sementara itu, dalam pernyataan kepada ProPublica pada 2025, Carrier mengatakan skema tersebut berhenti setelah dirinya memutuskan untuk mengungkapkan apa yang telah terjadi.

"Ketika semua ini akhirnya berhenti, itu sepenuhnya didorong oleh keputusan saya untuk mengatakan 'cukup' dan mendatangi orang-orang untuk berkata, 'Inilah kekacauan yang telah saya ciptakan'," kata Carrier.

"Ini adalah kekacauan yang saya ciptakan," sambungnya.

Kasus tersebut menjadi gambaran bagaimana bisnis properti yang terlihat menjanjikan dapat berubah menjadi persoalan besar ketika dana investor tidak dikelola sesuai tujuan awal.

(das/das)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads