×
Ad

PKP Datangi Adhi Commuter dan Konsumen Bahas soal LRT City Mangkrak

ilham fikriansyah - detikProperti
Rabu, 22 Jul 2026 12:18 WIB
Foto: Ilham Fikriansyah
Jakarta -

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melakukan pertemuan dengan PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) dan konsumen untuk membahas soal mandeknya proyek Apartemen LRT City di sejumlah tempat seperti Tebet, Ciracas, dan Cibubur. Hal ini merupakan tindak lanjut dari Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) yang meminta agar masalah ini bisa ditangani segera.

Dari informasi yang diterima detikcom oleh salah satu konsumen LRT City, perwakilan dari Kementerian PKP mendatangi LRT City Ciracas pada Rabu (22/07/2026) siang untuk bertemu langsung dengan perwakilan dari ADCP. Sejumlah konsumen LRT City juga hadir dalam pertemuan itu.

"Saat ini masih berlangsung mediasi," ujar Kata Irjen Kementerian PKP Heri Jerman saat dikonfirmasi.

Sebelumnya, Ara mengatakan pihak Kementerian PKP akan segera menangani keluhan konsumen apartemen LRT City. Ia berjanji akan membantu para konsumen yang sudah melapor kepada Kementerian PKP.

"Kita tangani (keluhan konsumen apartemen LRT City) segera, pasti," ucap Ara kepada awak media usai menghadiri acara pelantikan pengurus Apersi di Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).

Mengenai proyek LRT City yang mandek, Ara menyebut pembangunannya harus diselesaikan. Pihaknya akan meminta pengembang bertanggung jawab atas proyek tersebut.

"Harus diselesaikan (proyek LRT City) ya. Kita akan minta pertanggungjawaban developer-nya," katanya.

Sebelumnya diberitakan, salah satu proyek milik PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP), yakni Apartemen LRT City Tebet, Ciracas, dan Cibubur tengah menjadi sorotan. Satu per satu konsumen muncul dan mengeluh di media sosial karena tidak adanya kejelasan kapan unit yang mereka beli akan diserahkan.

Beberapa konsumen mengatakan kepada detikcom mereka sudah bertahun-tahun menunggu. Ada yang dari 2018 membeli unit di Ciracas, tetapi hingga kini belum juga mendapatkan unitnya.

Diana (nama disamarkan) adalah konsumen yang telah membeli dua unit di Apartemen LRT City Ciracas sejak 2018 dan lunas di 2019. Ia telah mengeluarkan Rp 1,3 miliar untuk unit 1 kamar tidur sekitar Rp 800 jutaan dan unit tipe studio sekitar Rp 500 jutaan.

Hingga kini dua unit itu masih gaib alias belum kelihatan wujudnya. Padahal dulu ia dijanjikan bisa menempati unit pada April 2021. Pada 2022, pihak pengembang mengatakan alasan keterlambatan penyelesaian apartemen karena ada pelanggaran kontrak dari pelaksana proyek pada masa itu.

"Jadi, kita itu dijanjikan terus. Yang sebelumnya di 15 Maret 2021, kemudian di akhir 2022, kemudian di akhir 2024, dan sampai akhirnya sekarang. Jadi, di awal tahun 2026, itu kita sudah meminta kejelasan progresnya ini seperti apa," ungkapnya kepada detikcom pada Selasa (14/7/2026).



Simak Video "Video: Momen Menteri Ara Cek Renovasi Kawasan Kumuh di Menteng Jakpus "

(zlf/zlf)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork