×
Ad

Jejak Hidup di Kota Mati

Pernah Meriah Berjaya, Kota Natal Arizona Terhapus dari Peta

Wildan Alghofari - detikProperti
Rabu, 24 Des 2025 10:30 WIB
Foto: Joseph Sohm via Roadtrippers
Jakarta - Di sebuah Gurun Mojave, California terdapat kota bertema natal yang kini terbengkalai. Kota itu bernama Santa Claus Arizona yang kini hanya menyisakan sisa puing bangunan. Kota unik ini dulunya dikenal sebagai kota pinggir jalan yang meriah, namun kini hanya tinggal kenangan.

Santa Claus Arizona, terletak sekitar 23 kilometer di barat laut Kingman, di sepanjang Jalan Raya AS 93. Lokasinya berada di kawasan gurun yang terpencil, jauh dari pemukiman aktif, dan saat ini dikelilingi pagar kawat berduri karena berdiri di atas lahan milik pribadi.

Dilansir dari United States Ghost Tows, Selasa, kota ini didirikan pada tahun 1937 oleh seorang pengusaha bernama Nina Talbot. Ia membangun kota ini dengan ide yang tidak biasa, yakni menghadirkan suasana Natal sepanjang tahun di tengah gurun. Talbot membeli lahan seluas 80 hektare dan mengubahnya menjadi kota dengan suasana natal di luar musim dingin.

Pada masa kejayaannya, terutama pada tahun 1940 hingga 1950, Santa Claus, Arizona, menjadi perhentian populer bagi wisatawan Route 66. Pengunjung disambut bangunan bertema Natal, tiang lampu bergaris seperti permen tongkat, patung Santa, serta restoran dan penginapan dengan nuansa liburan.

Arsitektur kota ini menjadi daya tarik utama. Bangunan-bangunannya memiliki atap runcing, dicat dengan warna merah, putih, dan hijau, menyerupai permen peppermint yang khas dengan suasana natal. Desain tersebut menciptakan kesan surealis, seolah sebuah kota Natal yang dipindahkan ke tengah panasnya Gurun.

Namun, popularitas Santa Claus Arizona, mulai menurun seiring berkurangnya lalu lintas di Route 66. Pembangunan jalan bebas hambatan antar negara bagian, membuat wisatawan tak lagi melewati kawasan tersebut. Hal itu berdampak pada jumlah pengunjung yang terus menurun dari tahun ke tahun.
Meski populer sebagai kota yang meriah, penjualan lahan dan pengembangan permukiman selalu gagal dilakukan. Setelah Nina Talbot wafat pada 1949, pengelolaan kota jadi melemah hingga akhirnya ditinggalkan.

Memasuki tahun 1970 hingga 1990, kondisi kota semakin terbengkalai. Bangunan-bangunan mulai rusak, cat memudar, dan banyak bagian dipenuhi grafiti. Dekorasi Natal yang dulunya ceria dan meriah, kini berubah menjadi pemandangan kusam di antara pasir gurun. Kawasan ini juga menjadi habitat satwa liar gurun, termasuk ular derik, sehingga akses pengunjung dibatasi demi keselamatan.

Kini, kota ini secara resmi dihapus dari peta negara bagian pada tahun 1991. Kemudian ditutup sepenuhnya pada tahun 1995. Pada 2021 hingga 2022, beberapa struktur bangunan juga telah dihancurkan dan menghapus jejak fisik kota tersebut.

Saat ini, Santa Claus, Arizona, hanya menyisakan fondasi bangunan yang lapuk dan puing-puing yang tersebar. Arsitektur khasnya hampir tak lagi dikenali, tertutup pasir dan dikuasai alam liar gurun. Kota hantu Natal ini pun menjadi simbol mimpi kota yang pernah bersinar, namun akhirnya ditelan waktu dan kerasnya kehidupan gurun.

Simak Video "Video: Kala Media Asing Sebut IKN Terancam Jadi 'Kota Hantu'"

(zlf/zlf)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork