Jakarta - Pueblo Viejo de Belchite atau disebut Belchite merupakan sebuah kota mati di Spanyol. Kota ini ditinggalkan oleh penduduknya pasca perang saudara.
Potret Kota Mati Belchite yang Hancur Akibat Perang Saudara
Belchite dulunya sebuah kota yang mulai berkembang di Abad Pertengaahan. Sebagian besar penduduk BelchiteΒ berprofesi sebagaiΒ petani dan pedagang. Namun, kota kecil ini berubah jadi porak-poranda usai meletusnya Perang Saudara Spanyol pada 1936-1939. Foto: Wikimedia Commons/CCA 4.0/Ripoll531
Perang Saudara Spanyol menyebabkan pertempuran di kota Belchite yang terjadi pada Agustus 1937. Meski tidak berlangsung lama, tapi dampaknya sangat besar. Hampir 80 persen bangunan di Belchite rusak berat akibat ledakan bom dan senapan mesin. Foto: Wikimedia Commons/CCA 4.0/Diego Delso
Penampakan bangunan di Belchite yang rusak akibat perang saudara. Terlihat sebuah bangunan mengalami rusak cukup parah akibat ledakan bom. Foto: Wikimedia Commons/Public Domain
Usai perang berakhir, rezim Francisco Franco enggan membangun ulang kembali Belchite yang sudah hancur lebur. Ia memilih mendirikan kota baru tepat di sebelahnya yang kini dikenal sebagai Belchito Nuevo, sedangkan Belchite yang telah hancur lebur dibiarkan terlantar selama puluhan tahun. Foto: Wikimedia Commons/CCA 4.0/Ripoll531
Ada sejumlah bangunan yang masih berdiri walah kondisinya sudah rusak parah, salah satunya GerejaΒ Iglesia de San Martin de Tours.Β Gereja yang dibangun pada abad ke-14 itu sudah tak berbentuk lagi, bagian atap dan kubahnya runtuh akibat ledakan bom, sedangkan sebagian fasad dan dindingnya masih berdiri sebagian. Foto: Wikimedia Commons/CCA 4.0/Ripoll531
BanyakΒ rumah penduduk di Belchite yang dibangun dari batu bata merah mengalami rusak berat. Bahkan beberapa bangunan sudah rata dengan tanah akibat perang. Foto: Wikimedia Commons/CCA 4.0/Ripoll531
Meski tidak dihuni lagi, kini Belchite telah berubah menjadi salah satu destinasi wisata favorit para turis yang ingin mempelajari sejarah sekaligus melihat langsung dampak dari Perang Saudara Spanyol. Foto: Wikimedia Commons/CCA 3.0/Joan Banjo











































