Kota Serba Biru bak Kampung Smurf Ini Ternyata Peninggalan Orang Yahudi

Kota Serba Biru bak Kampung Smurf Ini Ternyata Peninggalan Orang Yahudi

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Jumat, 17 Apr 2026 13:30 WIB
Morocco: Chefchaouen. Overview of the blue city. (Photo by: Duffour/Andia/Universal Images Group via Getty Images)
Kota Chefchaouen, Kota Biru di Maroko. Foto: (Duffour/Getty Images)
Jakarta -

Chefchaouen merupakan kota yang terkenal dengan bangunan-bangunannya yang berwarna biru. Warna birunya ini mirip dengan warna karakter animasi Smurf. Namun, dari keunikannya ini kota Chefchaouen dijuluki sebagai 'permata biru Maroko'.

Warna biru pada awalnya bukan untuk menarik wisatawan datang, melainkan dari pengaruh budaya yang dibawa oleh pendatang, suku Yahudi yang bermukim di kota tersebut pada 1492. Suku Yahudi pada saat itu tegah melarikan diri dari Eropa selama Perang Dunia Kedua. Sebelum kedatangan kaum Yahudi, kota ini telah dihuni oleh penduduk setempat sejak 1471.

Sebagian besar pengungsi Yahudi ini meninggalkan kota tersebut pada akhir tahun 1940-an dan awal 1950-an untuk tinggal di Israel. Kota ini dikembalikan ketika Maroko memperoleh kemerdekaannya pada tahun 1956.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun kaum Yahudi sudah angkat kaki dari kota itu, tradisi mengecat bangunan berwarna biru tetap bertahan di sana.

Lantas, kenapa Yahudi mengecat bangunan berwarna biru? Dilansir situs resminya, berikut beberapa alasannya.

ADVERTISEMENT

1. Mengikuti Adat dan Budaya Yahudi

Dalam kepercayaan Yahudi, warna biru melambangkan langit sehingga mengingatkan orang dengan surga dan Tuhan. Terdapat tradisi yang kuat dalam komunitas Yahudi untuk mengecat benda-benda dengan warna biru dan menggunakan pewarna biru untuk mewarnai kain, terutama sajadah.

Beberapa orang percaya awal mula bangunan di sana dicat biru bukan untuk menyebarkan suatu kepercayaan, melainkan kaum Yahudi mengajarkan teknik mengecat dinding dengan warna biru, sesuai dengan praktik keagamaan dan budaya mereka.

2. Mewakili Warna Air

Ada juga yang mengatakan biru melambangkan warna Laut Mediterania yang berkilauan. Namun, yang lain percaya bahwa warna biru melambangkan air terjun Ras el-Maa, tempat penduduk kota mendapatkan air minum.

3. Tetap Tenang

Warna biru dipercaya dapat membantu menjaga rumah tetap sejuk selama musim panas. Ini memang bukan tujuan awalnya, tetapi seiring berjalan waktu mereka sadar warna cerah membantu menurunkan suhu rumah.

4. Mengusir Nyamuk

Lalu, ada yang mengatakan warna biru bisa untuk mengusir nyamuk. Meskipun nyamuk umumnya memilih untuk hidup di dekat air, mereka tidak suka berada di dalam air.

5. Memperindah Kota

Alasan warga setempat melanjutkan tradisi ini adalah kota jadi terlihat indah dan menarik wisatawan. Lalu, dalam budaya Islam, biru dikatakan sebagai warna kebahagiaan dan optimisme.

Itulah sejarah dan alasan Kota Chefchaouen berwarna biru, semoga membantu.

(aqi/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads