Spider-Man: Brand New Day: Kala Peter Parker Bertarung dengan Kesepian

Rakhmad Hidayatulloh Permana
|
detikPop

EDITORIAL RATING

4/5

AUDIENCE RATING

-
Poster Film Spider-Man: Brand New Day.

Sinopsis:

Setelah penantian panjang hampir lima tahun, Spider-Man: Brand New Day akhirnya tayang juga. Babak baru perjalanan Peter Parker (Tom Holland) telah resmi dimulai.

Setelah Peter Parker 'dilupakan' dunia akibat kekacauan semesta, ia kini kembali sebagai pahlawan pemberantas kejahatan. Peter berjuang sendirian dan terus menyembunyikan identitas aslinya. Di sisi lain, ia terus merindukan kekasihnya, Mary Jane (Zendaya). MJ sudah lama melupakan Peter akibat insiden tersebut, dan Peter pun enggan memaksa diri untuk mengungkapkan apa yang terjadi.

Di tengah momen yang penuh kesepian dan memilukan itu, Peter harus menghadapi musuh dengan kekuatan unik. Musuhnya kali ini mampu merasuki manusia dan mengontrol tindakan mereka. Nasib masyarakat New York pun berada dalam bayang-bayang ancaman mengerikan. Peter, dengan kostum Spider-Man-nya, berjuang mati-matian untuk menghentikan musuh bermisi misterius tersebut.

Sembari bergelut dengan musuh nyata, Peter juga harus berdamai dengan dirinya sendiri. Ia harus menghadapi luka-luka masa lalu dan rasa kesepian. Mampukah Peter Parker menghadapi semua itu?

Review:

Sebagai lanjutan langsung dari Spider-Man: No Way Home (2021), film arahan Destin Daniel Cretton ini banyak menjawab pertanyaan penggemar sang Manusia Laba-Laba. Nasib Peter Parker yang dilupakan oleh teman-temannya diperlihatkan dengan jelas. Peter hadir dengan wajah yang lebih matang. Ia tampak sedikit lebih tua dan lelah, berbeda dengan penampilannya empat tahun lalu saat ia masih muda dan labil.

Sosok Peter Parker kini tampil jauh lebih dewasa dan berotot, membuat citranya sebagai pahlawan super pembasmi kejahatan semakin meyakinkan. Tom Holland tahu betul cara mengisi character development sang hero.

Setiap hari, Peter diceritakan menjalani hari-hari yang terasa monoton: menjalani hidup sebagai pria dewasa, membasmi kejahatan di jalanan, dan rutin stalking akun Instagram teman-teman yang melupakannya. Rutinitas ini ia jalani dengan menanggung rasa sepi yang pekat.

Gara-gara rutinitas tersebut, Peter bahkan sampai bisa dekat dengan salah seorang perwira polisi wanita. Peter bak remaja yang setiap hari mendengar nasihat bibinya. Dengan insting seorang ibu, perwira polisi itu menasihati Peter agar mau bersosialisasi. Namun, Peter lebih memilih jalan sunyi dengan tetap mengisolasi diri.

Namun, situasinya berubah saat Peter menghadapi musuh dengan kekuatan 'merasuki'. Karakter ini menjadi ancaman serius di Markas Damage Control. Sang musuh bahkan ikut membahayakan MJ. Mau tak mau, Peter harus mendekati MJ yang selama ini berjarak dengannya. Di sini, penonton akan terus menebak-nebak apakah hubungan mereka bisa kembali pulih.

Spider-Man: Brand New Day tentu saja bukan sekadar film yang hanya diisi oleh aksi-aksi bergelantungan khas Spider-Man. Film ini secara dominan menggambarkan dinamika perjalanan emosi Peter Parker. Kadar nilai reflektif pada ceritanya terasa sangat padat. Penonton bisa melihat pergulatan Spider-Man dengan dirinya sendiri.

Situasinya semakin pelik saat kekuatan Peter mengalami kekacauan. Ketajaman indranya meningkat drastis, jaringnya sulit dikendalikan, dan kekuatannya kacau. Masalah ini memaksa Peter untuk membuka diri kepada orang lain.

Kehadiran Dr. Bruce Banner alias Hulk (Mark Ruffalo), Frank Castle alias Punisher (Jon Bernthal), dan Yelena Belova (Florence Pugh) semakin memeriahkan film ini. Mereka tidak sekadar muncul, melainkan memegang kunci penting bagi pengembangan karakter Peter Parker. Sekaligus puzzle untuk kelanjutan Semesta Marvel.

Spider-Man: Brand New Day menjadi tontonan menarik bagi siapa pun yang ingin menikmati keseruan sekaligus cerita yang hangat. Film ini tak pernah lepas dari napas moral Spider-Man yang selalu mengingatkan kita tentang pentingnya nilai persahabatan, keluarga, cinta, dan kemanusiaan. Lewat film ini, kita melihat bahwa hari yang baru bisa dimulai ketika kesepian dan kepiluan telah dihadapi dengan berani. Sebab, mengalahkan diri sendiri adalah perjuangan yang tak pernah mudah.

Film ini sudah bisa disaksikan di jaringan bioskop Indonesia.

Genre Action, Adventure, Fantasy/Sci-Fi, Superhero
Runtime 145 menit
Release Date 29 Juli 2026
Production Co. Marvel Studio, Columbia Pictures, Pascal Pictures
Director Destin Daniel Cretton
Writer Chris McKenna and Erik Sommers
Cast Tom Holland, Zendaya, Sadie Sink, Jon Bernthal


TAGS


MOVIE LAINNYA

SHOW MORE